BUKU AGAMA (26)
FURNITURE (2)
ANEKA KUE (12)
BUKU UMUM (0)
GALERI AKHWAT (12)
GALERI ANAK (32)
GALERI IKHWAN (12)
KECANTIKAN (16)
KITAB ARAB (30)
MAINAN EDUKATIF (10)
MINUMAN (3)
OBAT HERBAL (17)
PAKET HEMAT (1)
PELAYANAN JASA (1)
PEMBALUT HERBAL (3)
SOUVENIR (0)
TAS LAPTOP (22)
VCD dan CD (21)



UswahShop
0251-9191640

UswahTech
021-97193467



Pengiriman Produk Kami Melalui

No Rec: 010 7432 963, Bank BNI cabang Majalengka atas nama Ina Yanuar Rukmayanti



091664

Pengunjung hari ini : 313
Total pengunjung : 18028

Hits hari ini : 1210
Total Hits : 91664

Pengunjung Online: 10

IT Solutions

Beranda » Ilmu Agama » Jilbab Wanita Muslimah yang Sesuai Ajaran Nabimu!
Senin, 01 Maret 2010 - 19:20:03 WIB
Jilbab Wanita Muslimah yang Sesuai Ajaran Nabimu!
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Ilmu Agama - Dibaca: 225 kali

Penulis: Abu Mushlih Ari Wahyudi

Jilbab Wanita MuslimahIslam adalah ajaran yang sangat sempurna, sampai-sampai caraberpakaian pun dibimbing oleh Alloh Dzat yang paling mengetahui apayang terbaik bagi diri kita. Bisa jadi sesuatu yang kita sukai, baikitu berupa model pakaian atau perhiasan pada hakikatnya justru jelekmenurut Alloh. Alloh berfirman, “Boleh jadi kamu membenci sesuatupadahal itu adalah baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatupadahal sebenarnya itu buruk bagimu, Alloh lah yang Maha mengetahuisedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al Baqoroh: 216). Oleh karenanya marilah kita ikuti bimbingan-Nya dalam segala perkara termasuk mengenai cara berpakaian.

Perintah dari Atas Langit

Alloh Ta’ala memerintahkan kepada kaum muslimah untuk berjilbab sesuai syari’at. Alloh berfirman, “WahaiNabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu sertapara wanita kaum beriman agar mereka mengulurkan jilbab-jilbab merekake seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka mudah dikenaldan tidak diganggu orang. Alloh Maha pengampun lagi Maha penyayang.” (Al Ahzab: 59)

Ketentuan Jilbab Menurut Syari’at

Berikut ini beberapa ketentuan jilbab syar’i ketika seorang muslimahberada di luar rumah atau berhadapan dengan laki-laki yang bukan mahrom(bukan ‘muhrim’, karena muhrim berarti orang yang berihrom)yang bersumber dari Al Qur’an dan As Sunnah yang shohihah dengan contohpenyimpangannya, semoga Alloh memudahkan kita untuk memahami kebenarandan mengamalkannya serta memudahkan kita untuk meninggalkan busana yangmelanggar ketentuan Robbul ‘alamiin.

Pertama

Pakaian muslimah itu harus menutup seluruh badannya kecuali wajah dan kedua telapak tangan (lihat Al Ahzab: 59 dan An Nuur: 31).Selain keduanya seperti leher dan lain-lain, maka tidak bolehditampakkan walaupun cuma sebesar uang logam, apalagi malahbuka-bukaan. Bahkan sebagian ulama mewajibkan untuk ditutupi seluruhnyatanpa kecuali-red.

Kedua

Bukan busana perhiasan yang justru menarik perhatian seperti yangbanyak dihiasi dengan gambar bunga apalagi yang warna-warni, ataudisertai gambar makhluk bernyawa, apalagi gambarnya lambang partaipolitik!!!; ini bahkan bisa menimbulkan perpecahan diantara sesamamuslimin. Sadarlah wahai kaum muslimin…

Ketiga

Harus longgar, tidak ketat, tidak tipis dan tidak sempit yangmengakibatkan lekuk-lekuk tubuhnya tampak atau transparan. Cermatilah,dari sini kita bisa menilai apakah jilbab gaul yang tipis dan ketatyang banyak dikenakan para mahasiswi maupun ibu-ibu di sekitar kita danbahkan para artis itu sesuai syari’at atau tidak.

Keempat

Tidak diberi wangi-wangian atau parfum karena dapat memancing syahwat lelaki yang mencium keharumannya. Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika salah seorang wanita diantara kalian hendak ke masjid, maka janganlah sekali-kali dia memakai wewangian.”(HR. Muslim). Kalau pergi ke masjid saja dilarang memakai wewangianlalu bagaimana lagi para wanita yang pergi ke kampus-kampus, kepasar-pasar bahkan berdesak-desakkan dalam bis kota dengan parfum yangmenusuk hidung?! Wallohul musta’an.

Kelima

Tidak menyerupai pakaian laki-laki seperti memakai celana panjang,kaos oblong dan semacamnya. Rosululloh melaknat laki-laki yangmenyerupai perempuan dan perempuan yang menyerupai laki-laki (HR.Bukhori)

Keenam

Tidak menyerupai pakaian orang-orang kafir. Nabi senantiasamemerintahkan kita untuk menyelisihi mereka diantaranya dalam masalahpakaian yang menjadi ciri mereka.

Ketujuh

Bukan untuk mencari popularitas. Untuk apa kalian mencaripopularitas wahai saudariku? Apakah kalian ingin terjerumus ke dalamneraka hanya demi popularitas semu. Lihatlah isteri Nabi yang cantikIbunda ‘Aisyah rodhiyallohu ‘anha yang dengan patuh menutup dirinya dengan jilbab syar’i, bukankah kecerdasannya amat masyhur di kalangan ummat ini? Wallohul muwaffiq.

(Disarikan oleh Abu Mushlih dari karya Syaikh Al Albani)

***

Artikel www.muslimah.or.id

Diapload kebali : www.uswahsop.com



1 Komentar :

abu nabil
28 Juli 2010 - 14:46:56 WIB


ijin copas

Isi Komentar :
Nama :
Email (tidak akan ditampilkan) :
Pilih emotions :
Komentar :
 
Security Code :

Uswahshop Feed





100 Dosa Yang Diremehkan Wanita






Meja Laptop Bantal With Cooling Pad (MEJA LAPTOP A)





Bisnis Islam (35)
Ilmu Agama (18)
Kesehatan (21)
Lain-lain (1)
PEMBALUT HERBAL (3)
Ramadhan (8)
Sains (1)
Tahukah Kamu (2)
Tips - Tips (6)





IP kamu:38.107.191.92